Skip to main content

[Book Talk] The Girl on Paper: Try A Hundred Pages!

Bulan ini kebetulan saya mendapat lumayan banyak ARC (Advance Reader Copy) jadi saya kira asyik juga kalau coba membuat Try A Chapter Tag. Game ini aslinya dibuat oleh booktuber BookParadise dengan syarat mengambil satu atau beberapa buku yang belum sempat dibaca dan membaca satu chapter pertama buku tersebut untuk menentukan apakah kita akan lanjut dengan buku tersebut atau tidak. Tapi peraturannya saya modifikasi sedikit jadi seratus halaman pertama karena selama ini saya selalu memutuskan apakah yay-or-nay suatu buku dari lima puluh hingga seratus halaman pertama. First hundred pages rule!

ARC yang saya dapat bulan ini datang dari Penerbit Spring dan NetGalley. Untuk kali ini, saya akan membahas dulu ARC yang dari Penerbit Spring. Yang dari NetGalley akan saya bahas di postingan selanjutnya.

Apa yang saya dapat dari Penerbit Spring?

Ini nih, kover dan blurb-nya.






Blurb

Gadis itu terjatuh dari dalam buku.

Hanya beberapa bulan yang lalu, Tom Boyd adalah seorang penulis miliader yang tinggal di Los Angeles dan jatuh cinta pada seorang pianis ternama bernama Aurore. Namun, setelah putusnya hubungan mereka yang terekspos secara publik, Tom menutup dirinya, menderita writer's block parah, dan tenggelam dalam alkohol dan obat terlarang.

Suatu malam, seorang gadis cantik yang asing muncul di teras rumah Tom. Dia mengaku sebagai Billie, karakter dalam novelnya, yang terjatuh ke dunia nyata karena kesalahan cetak dalam buku terakhir Tom.

Meskipun cerita itu gila, Tom harus percaya bahwa gadis itu benar-benar Billie. Akhirnya mereka membuat perjanjian. Jika Tom mau menulis novel agar Billie bisa kembali ke dunianya, Billie akan membantu Tom mendapatkan Aurore kembali.

Tidak ada ruginya, kan? Iya, kan?


Dilihat sekilas begini, nuansa kovernya mengingatkan pada novel Le Petit Prince alias Pangeran Kecil, dasarnya putih dan digambar dalam bentuk kartun. Kebetulan pula novel ini juga merupakan novel berbahasa asli Perancis. Jadi, waktu pertama kali lihat Penerbit Spring memberi bocoran tentang buku ini, saya kira buku ini akan jadi semacam versi Young Adult dari Le Petit Prince, apalagi blurb-nya mengesankan kisah yang rada absurd juga.

Tapi ternyata buku ini adalah buku New Adult saudara-saudara.

Ini pertama kalinya saya baca novel new adult, tapi novel ini berhasil memikat saya sejak halaman pertama. Di bagian prolog, diceritakan dalam sudut pandang berbagai klipingan koran yang terlalu realistis--sampai bisa menipu karena saya sempat scrolling file PDF sampai jauh sekali karena menganggap bagian itu adalah bagian endorsement sampai akhirnya menyadari kalau itu termasuk ceritanya!--dijelaskan mengenai kesuksesan individual Tom sebagai penulis best seller dan Aurore sebagai pianis muda yang eksentrik dan kontroversial, hingga akhirnya mereka bertemu dan menjalin romansa kilat selama enam bulan, lalu putus begitu saja.

Kisah cinta yang begitu cepat dan sedingin klipingan hard news itu langsung memikat saya. Anehnya, dari prolog itu, yang paling memikat hati saya adalah sosok Aurore yang dingin dan konon bersifat kalkulatif, baik pada musik maupun partner romantisnya. Mau tak mau, imej Aurore yang pertama muncul di benak saya adalah sosok mbak ini.



Bagi yang suka mengikuti gosip seleb Hollywood, pasti setidaknya familiar dengan gosip-gosip mengenai Taylor Swift yang juga kontroversial, terutama mengenai pergantian pasangannya yang hanya dalam hitungan minggu, yang konon hanya untuk membentuk imej publik sebagai bintang pop. Taylor juga disebut "kalkulatif" oleh berbagai media, terutama setelah putusnya hubungan dengan rekor pacar terlamanya, Calvin Harris.

Saking miripnya berita-berita tentang Aurore dengan berita terkini Taylor Swift, saya sempat mengira kalau novel ini terinspirasi dari masalah Taylor. Namun begitu saya cek, ternyata novel ini terbit di tahun 2010, sebelum masalah dengan Calvin Harris dan tuduhan kalkulatif itu tersemat pada Taylor. Tapi rasanya.... wow, propethic sekali, ya novel ini?

Intinya, saya tertarik dengan tokoh Aurore dan berharap dia akan memiliki peran yang cukup signifikan di dalam cerita, karena sejauh seratus halaman yang saya baca, dia belum muncul selain sebagai bahan igauan Tom. Selain itu, saya juga tertarik dengan "seberapa nyata" tokoh Billie dalam realitas Tom dan kawan-kawannya. 

Dan tentu saja pertanyaan paling penting: akan dibawa ke mana kisah ini? Cerita fantasikah? Realisme-magiskah? Atau kontemporer biasa? Siapakah yang akhirnya bersama Tom? Aurore yang kembali bersamanya seperti layaknya kisah romansa kontemporer? Apakah Carole sahabat masa kecilnya memendam rasa pada Tom? Atau Tom akan berakhir dengan Billie, tokoh karangannya sendiri, dan mengaburkan batas antara fiksi dan fakta? Atau Tom akan berakhir sendirian? Hmmmm.....

Yang jelas, saya penasaran banget dengan kelanjutan kisah ini. Berhubung ARC yang diberi ke saya juga hanya setengahnya, jadi saya menahan diri untuk tidak baca lebih jauh--dan penasaran makin dalam. Saya akan baca lengkap begitu buku cetaknya saya dapatkan. Nantikan juga ulasan penuhnya nanti!

Sekarang, joged dulu sama Mbak Aurore Taylor Swift, yuk! Saya pilihin lagu yang kira-kira cocok sama cerita ini, deh.

Comments

  1. Hahaha iya kliping beritanya kayak iklan endorsement XD

    Wah ini buku new adult pertama ayu? Ngga nyangka..
    Wah kok loe bisa ingat taylor swift? Wkwkwk..
    Ya gue penasaran juga :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha soalnya baru minggu kemaren gue ngeh soal dramanya Taylor Swift dan jadi baca-baca berita dia. Terus eh kok mirip banget sama Aurore. XD

      Delete
  2. Sama kak
    Aku penasaran sama alur ceritanya, kira kira tom balikan lagi sama aurora ngga ya kak ?
    Terus si billie yg di dunia nyata itu bisa balik ke fiksi lagi nggak ? Apa jangan jangan si billie lebih pilih tinggal di dunia nyata karena diam diam suka cowo keren ? :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

August Rainbow Giveaway Hop - Red

Halooo~ ada giveaway lagi niiih~ kali ini giveaway-nya dalam rangka ulang tahun blog saya yang pertama. Yaay! Nggak terasa udah setahun umur blog ini. Sebenarnya ultah blog ini sudah dari tanggal 8 Agustus kemarin, tapi lalu saya lupa (ups) dan kebetulan ada rencana bloghop dengan teman-teman yang ultahnya di bulan Agustus juga. Kenapa Rainbow? tentu karena saya LGBT-supporter Karena yang blognya ultah di bulan Agustus ini ada tujuh orang. Giveaway-nya pun dilakukan dengan memberikan permainan tebak kover dengan tema warna. Warna yang saya dapat adalah warna kesukaan saya: Merah. Apa sih, hadiahnya?

[Review] The Girl on Paper (With Surprise News!)

Judul: The Girl on Paper Penulis: Guillaume Musso Penerjemah: Yudith Listriandi Penerbit: Spring Tahun cetakan: 2016 Jenis: Paperback Tebal: 447 halaman ISBN: 9786027432246

[Review] The Great Gatsby

Judul : The Great Gatsby Penulis : F. Scott Fitzgerald Penerbit : Serambi Tahun cetakan : 2010 Jenis : paperback ISBN : 9789790241923 Pertama kali saya membaca The Great Gatsby sekitar dua-tiga tahun lalu, membaca ebooknya, dan langsung drop di beberapa halaman awal karena, well , pada waktu itu saya masih tipe pembaca yang akan langsung berhenti membaca begitu beberapa halaman awal tidak bisa memikat saya--dan cerita ini gagal melakukannya. Meskipun begitu, belakangan saya mulai ingin mencoba untuk memberikan 'kesempatan kedua' bagi buku-buku yang saya tinggalkan begitu saja. Saya ingin mencoba membaca lewat buku fisiknya, karena siapa tahu dengan membaca buku fisiknya saya bisa tahan sampai habis. Makanya saya masukkan judul ini sebagai salah satu wishlist saya. Dan ternyata sewaktu ada event Secret Santa, Santa saya memberi saya buku ini! Wuaa lucky !