Wednesday, July 16, 2014

Wishful Wednesday [11]


Karena sibuk dengan banyak proyek plus skripsi, jadinya belakangan ini saya sangat jarang ngeblog. Hari ini kebetulan menyenggangkan diri dan ingin ngeblog, kebetulan hari Rabu. Waktunya Wishful Wednesday! Dan begitu saya cek kapan terakhir kali saya bikin meme ini, ternyata tahun laluuuuu. orz

Maaf, Mbak Astrid, bukan diri ini ikut WW bermaksud hanya ngincer giveaway-nya, tapi entah kenapa sempetnya sekarang yang kebetulan ada hadiahnya. #alesan


Jadi iya, WW kali ini ada hadiahnya yang disponsori sama Aul dari The Black In The Book (kapan kamu keluar dari masa hibernasi?). Dan untuk WW kali ini saya sedang mengincar dua buku sastra Indonesia ini:


1. Galila 



Judul : Galila
Penulis : Jessica Huwae
Bisa dibeli di : Bukabuku
Sinopsis : 

"Galila."

"Hanya Galila?"

"Tanpa nama belakang."

Berusaha mengubur masa lalu dengan meniti karier hingga menjadi diva negeri ini, Galila justru dipaksa menghadapi kenangan itu lagi tepat ketika hidupnya mulai bahagia: Prestasi gemilang, nama tersohor, dan Eddie, pria yang ia cintai, akan menikahinya.

Ia pun kembali ke pulau asalnya jauh di timur Indonesia. Menyelami lagi jejak masa silam yang membentuk dirinya sekarang. Menengok kampung halaman yang sempat luluh lantak akibat kerusuhan antar agama. Bertanya pada diri sendiri, apakah perempuan tanpa nama belakang dan masa lalu seperti dirinya masih memiliki masa depan?

Alasan :
Saya ingin punya buku ini karena pertama saya sudah jatuh cinta pada Jessica Huwae dengan kumcer Skenario Remang-Remang. Saya penggemar baru, ya, dan penggemar Jessica yang lama awalnya mengenalnya sebagai penulis roman populer. Konon, setelah Skenario Remang-Remang Jessica 'berubah haluan' menjadi penulis sastra yang sarat dengan kritik masyarakat, dan novel ini menjadi salah satu karyanya paska transformasi tersebut. Jadi saya sangat ingin membaca novelnya, karena siapa tahu, absurdisme Skenario Remang-Remang akan muncul juga dalam novel ini.


2. Hanya Kamu yang Tahu Berapa Lama Lagi Aku Harus Menunggu


Judul : Hanya Kamu yang Tahu Berapa Lama Lagi Aku Harus Menunggu
Penulis : Norman Erikson Pasaribu
Bisa dibeli di : Bukabuku
Sinopsis :

Kamu tahu, mungkin hidup semua orang, termasuk kamu dan aku, akan lebih mudah jika kita boleh menikah dengan bantal yang menyangga kepala kita setiap malam, yang mengusir demam, menjauhkan kuntilanak dari mimpi, mengamini doa-doa, merindukan kita di siang hari, menyimpan aroma sampo yang kita sukai, menyerap keringat, liur, air mata, tumpahan kopi tanpa sekalipun protes, dan berbisik ke telinga kita di tiap malam yang murung: "Berbahagialah. Berbahagialah. Di luar sana. Seseorang mencintaimu, seseorang tengah mencintaimu.." Tetapi, apakah dunia ini akan membiarkan kita menikahi sesuatu yang tidak berasal dari kita, meskipun ia mencintai kita tanpa merasakan duka dan damba? Sepertinya tidak. Semoga hanya "belum" sehingga kita bisa menunggu datangnya hari itu. Sekarang, coba bayangkan gunung terdekat dari rumahmu.(Kalau tak ada, kamu boleh membayangkan Gunung Fuji ataupun Everest.) Coba bayangkan gunung itu pecinta sedang menunggu orang yang dicintainya. Dan dia menunggu semenjak dia ada di dunia. Kurasa sebesar itulah bakatku dalam menunggu. Kurasa sebesar itulah aku ingin bertemu dengan hari itu. Dan berkata kepadanya, "Hanya kamu yang tahu berapa lama lagi aku harus menunggu.”

Alasan :
Novel yang kovernya kayak poster iklan layanan masyarakat di puskesmas ini adalah salah satu novel dari trio penulis yang saya kenal--walau mungkin orangnya tidak terlalu akrab dengan nama saya--di masa saya bergelut di Kemudian.com. Salah duanya adalah Dewi Kharisma Michellia, penulis Surat Panjang Tentang Jarak Kita yang Jutaan Tahun Cahaya. Mereka sepertinya mengkultuskan diri sebagai penulis yang hobi bikin satu kalimat jadi judul novel, dan mereka penulis yang saya kagumi. Saya jadi mulai mempertimbangkan untuk bikin judul novel satu kalimat. Anyway, silakan saja dibaca sinopsis di atas. Dari sinopsisnya saja sudah ketahuan kalau novel ini novel tentang pecinta galau yang punya hobi menggalau dengan kalimat-kalimat indah nan nyastra. Ah ya sudahlah, cuma itu alasan saya. Saya sendiri adalah pencinta novel tentang pecinta galau. Nuff said.


Mau dapat kesempatan mendapatkan buku yang diinginkan secara gratis?

1. Buat postingan Wishful Wednesday di blog. Gak harus blog buku, kok, yang penting di blog.

2. Postingan tersebut harus berisi tentang wishlist buku kamu (boleh lebih dari satu buku), serta alasan mengapa kamu pengen buku tersebut. Jangan lupa cantumkan cover dan sinopsis.

3. Buku tersebut harus tersedia di bukabuku.com, karena sponsornya menggunakan toko buku online tersebut, dan harga maksimal (ongkir tidak termasuk) adalah Rp 100.000. Yah, karena di tokbuk tersebut selalu ada diskon 15%, jadi nyerempet Rp 100.000 dikit gak papa deh…

4. Setelah posting, masukan link tersebut ke linky yang tersedia di blog Mbak Astrid. Lalu pemenang akan dipilih menggunakan random.org, hanya ada satu orang pemenang dan satu blog hanya memasukkan satu link dan satu post.

5. Giveaway hanya berlangsung selama 1 hari, Rabu tanggal 16 Juli 2014. Linky post dapat disubmit pada jam 09.00 WIB dan link terakhir ditunggu sampai jam 23.59 WIB. Peserta yang sudah membuat post tapi tidak memasukan link ke linky dianggap gugur.

6. Pengumuman pemenang diumumkan hari Jumat tanggal 18 Juli 2014. Pemenang diberi waktu konfirmasi 2×24 jam melalui email nurauliafina@gmail.com, bila tidak mengirimkan email apapun, akan dipilih pemenang lainnya.

7. Pemenang juga harus memasukan buku tersebut ke dalam Buying Monday bulan Juli 2014 yang di-host oleh Aul @ The Black in The Book.

3 comments:

  1. bwaakaka iya, covernya kek "berhentilah nge-teh, kasian paru-paru-parumu." lol whut

    ReplyDelete
    Replies
    1. "Mengkonsumsi teh dapat menyebabkan gangguan pernapasan, penyumbatan peredaran darah, dan kebutaan permanen." :p

      Delete
  2. haha aul merayakan keluar dari hibernasi dengan jadi sponsor giveaway XD semoga beruntung yaa ayuu

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...