Friday, May 8, 2015

[Review] Six Months Later



Judul: Six Months Later
Penulis: Natalie D. Richards
Penerbit: Sourcebooks Fire
Tahun cetakan: 2013
Jenis: ebook
ISBN: 9781402285516




Six Months Before...

Di bulan Mei, Chloe hanya anak biasa-biasa saja. Bukan tipe anak-anak outcast, juga bukan termasuk jajaran anak populer. Dia ingin menjadi psikolog namun nilainya tidak pernah bisa mencukupi bahkan meski dia sudah belajar keras sekalipun. Dia punya sahabat sejak kecil bernama Maggie yang gagap sejak lahir. Sejak kecil Chloe selalu membela Maggie dari siapa saja yang hendak mengganggunya. Dan sama seperti anak remaja pada umumnya, dia tergila-gila pada Blake, cowok populer anggota dewan siswa yang berotak encer. Meskipun begitu, Chloe sadar diri. Dia tahu orang seperti Blake tidak akan pernah menengok padanya. Jadi dia hanya terus menyukainya diam-diam.

Suatu hari, Chloe ketiduran di ruang belajar siswa. Begitu terbangun, hari telah berganti malam. Kemudian, Chloe sadari, tanggal telah bergerak maju enam bulan ke depan dan ada perubahan besar dalam hidupnya. Pertama, Maggie tidak lagi bersahabat dengannya. Lalu, dirinya yang selama ini selalu menjadi "anak rata-rata" tiba-tiba mendapat nilai SAT yang termasuk 3% tertinggi di sekolah. Dia tiba-tiba tergabung dalam geng anak-anak populer nan pandai. Blake, yang selama ini hanya bisa dikaguminya diam-diam, sekarang adalah pacarnya. Parahnya, ketika lelaki impiannya kini bisa dia peluk dan cium sesuka hati, pikirannya justru terus kembali pada Adam Reed, si anak badung sekolah dengan otak brilian yang digunakannya untuk terus menambah catatan kriminalnya.

Chloe berusaha mencari memori enam bulan yang hilang tersebut, sadar bahwa ada yang aneh dari perubahan statusnya yang drastis ini. Masalahnya, dia tidak bisa memercayai siapa pun selain Maggie yang menolak untuk bicara dengannya. Dan Adam Reed.

Six Months After....

Buku ini terlupakan di rak buku eReader saya. Baru saya temukan ketika mengunduh aplikasi eReader baru dan buku ini langsung terimpor ke dalamnya. Saya membacanya seharian, dari pagi sampai sore, tidak berhenti sama sekali. Natalie Richards jelas punya kemampuan mengikat pembaca sejak awal. Dari awal, pembaca langsung disuguhi oleh Chloe yang menarik tuas alarm kebakaran untuk menyelamatkan Maggie. Gaya menulisnya padat dan lincah, tidak membuat pembaca terserang bosan karena disuguhi terlalu banyak detail dan secara efektif tetap membuat pembaca penasaran.

Misteri yang diberikan pun awalnya seolah ini hanya masalah ringan yang berhubungan dengan kejiwaan Chloe (yang memiliki riwayat medis kejiwaan) namun makin ke belakang makin gelap dan rumit. Walau termasuk tipe misteri yang ringan dan--seharusnya--mudah diprediksi, Natalie Richards membuat pembaca terus tidak bisa percaya pada siapa pun di sekitar Chloe--mungkin kecuali Maggie--bahkan ketika Chloe sudah mulai memahami perasaannya pada Adam (dan keganjilan perasaannya pada Blake). Porsi misteri dan romansa antara Chloe dan Adam juga dikemas secara berimbang dan tanpa berat sebelah. Meski saya kurang bisa menangkap chemistry Adam-Chloe.

Untuk karakter, saya sangat suka karakter Chloe. padahal saya jarang suka karakter utama. Dia tipe anak perempuan yang berani lompat dari jembatan demi taruhan dan berani melawan anak laki-laki yang lebih besar darinya untuk melindungi Mag. Saat hilang ingatan pun, dia tetap tegar dan menjaga mulutnya, bahkan pada psikolognya yang seharusnya bisa dia percaya. Dia juga tidak mendesak Maggie dan memberi waktu pada sahabatnya itu untuk bisa kembali menerimanya. Saya juga lumayan suka Blake, walau sayang dinamika karakter Blake tidak terlalu dieksplor di novel ini.

Intinya, Six Months Later ini bacaan yang baik bagi yang ingin mencari bacaan ringan tapi tetap ditulis dengan tema dan plot yang apik. Resolusi misterinya memang di beberapa tempat terkesan "mengkhayal", tapi jenis mengkhayal yang menurut saya masih masuk akal dan tidak mengurangi kenikmatan membaca sama sekali. Gaya bertutur Natalie Richards yang enak juga membuat saya betah membacanya hingga akhir. Mungkin saya akan coba mempertimbangkan membaca karya Natalie Richards yang lain setelah ini.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...