Skip to main content

Wishful Wednesday [13]






Sudah lama banget nggak ikut Wishful Wednesdaaaaay! Akhirnya saya sempat lagi update WW. Kali ini sekalian buat catet top wishlist yang akan dibeli begitu ada uang, karena saya lupa terus dicatet di mana pun. Hopefully, setelah dicatet di sini akan bisa ingat.

Jadi karena top to-buy-wishlist, isinya pun mungkin akan panjang. Beware! XD


1. The Crocodile Hole




Saya termasuk salah satu yang mengincar buku ini sejak pertama ada kabar launching-nya di Ubud Writers and Readers Festival 2015--yang ternyata diancam untuk dibubarkan oleh pihak-pihak tertentu. Crocodile Hole ini merupakan memoar dari seorang perempuan yang selamat dari tragedi '65 dan 50 tahun kemudian memutuskan untuk menceritakan pengalamannya menggali kisah kelam tragedi 65. Konon ini juga mengangkat perjalanan seksualitas sang penulis. Worth to read!

Bisa dibeli di: Jurnal Perempuan

2. Seiren and Other Myths




Ini adalah buku salah satu aspiring writer yang saya kagumi di facebook saya. Dia sering menuliskan kisah-kisahnya di status facebook, dan sekarang memutuskan untuk membukukannya. Bagi yang berminat membaca kisah-kisahnya, silakan berteman dengan Silan Haye di facebook-nya.

Bisa dibeli di: Diandra Creative

3. Asleep


Sejak membaca Kitchen, saya jatuh cinta pada Banana Yoshimoto. Dan dari seluruh karyanya, yang paling ingin saya baca adalah Asleep. Sayangnya susah sekali dicari ebooknya (uhuk). Karena itu, saya memasukkan buku ini ke dalam to-buy list saya untuk bulan ini. Asleep merupakan kumpulan tiga novelet yang kesemuanya berkisah tentang perempuan-perempuan yang, seperti judulnya, tertidur dengan berbagai macam alasan. Ada yang tertidur karena ingin menghindar dari kenyataan, ada yang tertidur karena berselingkuh dan ada yang tertidur dengan selalu dibayangi sosok rival cintanya. Semuanya menarik dan membuat penasaran.

4. The Diving Pool: Three Novellas


Sama seperti Asleep, buku ini pun merupakan kumpulan dari tiga novella yang menceritakan tentang bagaimana satu trigger kecil dalam pengalaman manusia dapat memicu sisi tergelap mereka. Saya ingin buku ini karena katanya buku punya eksplorasi psikologis yang sangat baik, and look at that goregeous cover! Tapi harganya bikin berjengit, jadi saya harus memilih untuk membeli buku ini atau Asleep saja--yang kemungkinan akan dimenangkan oleh Asleep (lagipula yang ini saya sudah punya ebooknya #hush).

Itu dia to-buy-wishlist saya bulan ini! Apa wishlist kalian? Yuk, tulis dan share ke Mbak Astrid! XD


Comments

Popular posts from this blog

[Review] A Little Life

Judul: A Little Life Penulis: Hanya Yanagihara Penerbit: Doubleday Tahun cetakan: 2015 Jenis: ebook Tebal: 669 halaman ISBN: 9780385539265 PERHATIAN: Buku ini memiliki beberapa trigger yang mungkin akan dapat memengaruhi kondisi mental pembaca yang pernah/sedang mengalami isu-isu sensitif--perkosaan, penganiayaan fisik dan seksual, kekerasan pada anak, kecanduan obat-obatan, penyakit kejiwaan serta kecenderungan bunuh diri. Jika memiliki salah satu dari trigger yang disebutkan, disarankan untuk tidak membaca buku ini atau membaca dengan pantauan orang sekitar.

[Review] Majapahit : Sandyakala Rajasawangsa

Judul : Majapahit: Sandyakala Rajasawangsa (Majapahit #1) Penulis : Langit Kresna Hariadi Penerbit : Bentang Pustaka Tahun cetakan : 2012 Jenis : Paperback ISBN : 9786028811811 Rating : 3,5/5 Saya sangat menyukai seri Gajah Mada dari Pak LKH, tapi sewaktu saya berniat mengoleksinya, bersama seri Candi Murca, buku-bukunya kebanyakan sudah tidak beredar lagi. Sewaktu ingin tanya-tanya ke bapak penulisnya langsung tentang kedua seri tersebut, saya menemukan kalau LKH ternyata menerbitkan seri terbarunya, Majapahit. Karena saya suka Gajah Mada, sang mahapatih Majapahit itu, maka saya juga jadi berminat pada seri baru ini karena penasaran kisah apa yang akan diusung olehnya, mengingat sepertinya kondisi kerajaan Majapahit sudah cukup banyak terkaver dalam seri Gajah Mada. Jadi, dimulai dari manakah kisah kerajaan terbesar Indonesia ini?

[Book Talk] Strategi Baca Buku Update Bin Gaul Tanpa Banyak Biaya

Buku itu mahal banget? Iya! Apalagi saat para penerbit saling berkonspirasi untuk memeras kering dompet kita. Kita butuh makan! Kita butuh ongkos jalan! Tapi kenapa judul-judul itu begitu menggoda iman??? Pengakuan: kebutuhan membaca saya tidak pernah sesuai dengan jumlah kertas di dalam dompet saya. Sejak lama saya mendapatkan buku-buku dengan cara yang tidak terhormat dengan justfikasi bahwa saya berhak mendapatkan ilmu meski dompet hanya cukup untuk makan dan ongkos jalan.  Dan saya masih berpikir demikian, tentu saja. Karena itulah sekarang saya akan membagikan tips-tips banyak membaca buku dengan pengeluaran seminim mungkin. :)